Waspada Modus Scam dan Fraud yang Menyerang Aplikasi Mobile.

  • Bagikan
download 2 1

Unews.idWaspada Modus Scam dan Fraud yang Menyerang Aplikasi Mobile.

Seperti telah disinggung di banyak artikel online, bahwa situs web penyedia layanan jasa gratis dengan membayar penggunanya semakin menjamur.

Tidak hanya berlaku pada situs web, layanan jasa tersebut sudah banyak yang berbentuk aplikasi mobile yang bisa diunduh di playstore bagi pengguna androin dan AppsStore bagi pengguna apple.

Seiring berkembangnya waktu, kejahatan online (cyber crime) juga sudah jauh berkembang dengan modus yang hampir tidak bisa dibedakan. Penyebaran konten ilegal, hacker dan cracker hingga berbentuk cyber terorism.

Waspada Modus Scam dan Fraud yang Menyerang Aplikasi Mobile.

Ulah semacam itu juga menyerang pengguna aplikasi mobile. Jenis kejahatan menyerang aplikasi mobile disebut scam dan fraud.

Scam adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan kejahatan—biasanya berupa penipuan online dengan cara yang tricky.

Orang yang melakukan scam disebut scammer. Penipuan yang terjadi biasanya berupa penipuan uang, namun saat ini tak jarang scam yang dilakukan dengan tujuan mencuri informasi

Baca Juga: Waspadai Gejala Aplikasi Scam, Begini Cara Membedakannya

Sedangkan fraud adalah tindakan kecurangan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok dan dilakukan secara sengaja.

Sama dengan scam, fraud biasanya dilakukan dengan cara melakukan penipuan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan finansial.

Sebagai pengguna aplikasi mobile, perlu mewaspadai tindakan scam dan fraud tersebut. Hal yang bisa dilakukan adalah mengenali gejalanya, yakni sebagai berikut

Waspada Modus Scam dan Fraud yang Menyerang Aplikasi Mobile.

  1. Meminta kode On Time Password (OTP)

Biasanya scammer akan melakukan aksinya dengan menyusup ke dalam sistem aplikasi dengan menggunakan akun driver atau vendor kemudian mengelabui customer untuk mendapatkan kode OTP.

Kode OTP ini kemudian dimanfaatkan oleh scammer untuk membobol saldo e-wallet hingga saldo rekening korban.

Untuk menipu korban agar lebih tertarik dengan aksi scamming-nya, penipu biasanya memberikan iming-iming berupa reward atau hadiah, sehingga korban bersedia memberikan kode OTP-nya.

Tak jarang juga scammer menakut-nakuti hingga mengancam korban jika tidak mau mengirim OTP-nya.

  1. Mengirim Chat Lewat Aplikasi

Penipu juga sering mengirimkan pesan-pesan mencurigakan kepada korban. Mereka biasanya meminta korban untuk menghubungi penipu dengan kode telepon khusus. Kode ini digunakan untuk mengalihkan panggilan.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Reward Aplikasi Penghasil Uang

  1. Fake GPS

Fake GPS atau GPS palsu adalah kecurangan yang dilakukan dengan menggunakan alat GPS dan telepon palsu. Alat dan telepon ini kemudian dipalsukan oleh pelaku fraud untuk menyelesaikan perjalanan untuk memainkan sistem. Sehingga pelaku seolah-olah sedang melayani konsumen.

  1. Fake Transaction

Pelaku fraud biasanya melakukan kecurangan dengan tujuan untuk mendapatkan insentif dari pihak applicator. Biasanya, mereka menggunakan beberapa telepon dan membuat banyak akun untuk berpura-pura melayani konsumen yang dibayar secara tunai.

Dengan begitu penipu akan mendapatkan bonus dari transaksi palsu yang dilakukan.

  1. Fake Apps

Jenis fraud lain yang sering terjadi pada aplikasi mobile adalah dibuatnya aplikasi palsu. Dalam menjalankan aksinya, penipu membuat duplikasi, modifikasi, bahkan merusak aplikasi asli dan menyebarkannya secara illegal.

Itulah informasi Modus Scam dan Fraud yang Menyerang Aplikasi Mobile. Semoga bermanfaat. (ab/yy)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *