Urgensi Pendidikan Islam, Kampus Umum

  • Bagikan
IMG 20211017 082813
Ilustrasi, sumber media umat

Unews.idUrgensi Pendidikan Islam, Kampus Umum. Pendidikan merupakan tonggak senjata sebagai alat peradaban untuk membangun manusia yang memiliki etos moral, inteligensia, dan intelektual manusia. Menurut Ki Hadjar Dewantara, Pendidikan merupakan tuntunan dimasa tumbuh kembangnya anak-anak. Artinya pendidikan adalah penuntun segala kekuatan kodrat para penerus bangsa (anak-anak), agar mereka tumbuh sebagai manusia yang dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

Dalam perjalanan memasuki era globalisasi, kesadaran akan konstruk Global bagaimana kekuatan yang harus dimiliki akan kecakapan intelektual, inteligensia, dan etos moral, sehingga mampu menjawab dinamika kehidupan dan mampu menjawab semua tantangan signifikansi akibat perkembangan globalisasi.

Melalui jalur pendidikan dan menempatkan pembangunan, manusia sebagai subjek merupakan titik sentral dari sebuah keniscayaan. Jika direlevansikan dengan agama Islam sendiri, telah memerintahkan umatnya di Surah Al-Alaq yaitu Iqra’ yang artinya, “bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu”.

Urgensi Pendidikan Islam Kampus Umum

Umar bin Khattab salah satu sahabat Nabi mengatakan, islam adalah agama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad, Agama Islam islam ini baik, meliputi akidah, syariat, dan akhlak. Kenapa hal ini dikorelasikan dengan agama? Karena, pendidikan tidak terlepas dari manifestasi nilai-nilai bersumber dari agama kemudian dijadikan referensi mengkombinasikan nilai-nilai yang terintegral di dalamnya baik ilmu sains maupun ilmu agama.

Jika digabungkan antara pendidikan dengan islam itu sendiri, maka akan menghasilkan definisi berbeda. Drs. Abd. Rahman Shaleh, mengatakan Pendidikan Agama Islam adalah segala usaha yanq diarahkan kepada pembentukan kepribadian anak dan sesuai dengan ajaran islam. Pendidikan Agama Islam sangat penting diajarkan terhadap anak didik seperti di sekolah tingkat dasar hingga Perguruan Tinggi.

Baca Juga: Pahami Yuk! Pengertian, Manfaat dan Tujuan Metode Diskusi

Karena hal tersebut merupakan suatu pengejewantahan dalam menciptakan anak didik yang mengerti terhadap ajaran islam untuk mencapai pembentukan akhlak seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Diarus moderenisasi seperti saat ini, perkembangan begitu pesat terutama lini teknologi yang memberikan banyaknya budaya maupun kultur nilai-nilai asing masuk ke tanah air.

Sangat penting dalam mengoptimalkan Pendidikan Agama Islam yang dimuat dalam kurikulum secara terintegral, mencakup kaidah-kadiah Islam meskipun tidak lebih terspesifik seperti di Perguruan Tinggi Islam. Pengaruh Pendidikan Agama Islam di Kampus Umum akan memberikan dampak spiritual maupun pengaruh sosiol kultural hasil dari manifestasi Pendidikan Agama Islam itu sendiri.

Urgensi Pendidikan Islam Kampus Umum

Hal ini bertujuan untuk membentengi diri, mahasiswa muslim dengan dasar pengetahuan Islam yang kuat sehingga terpatri dalam setiap diri individu mahasiswa muslim agar tidak tergerus dengan cengkeraman zaman yang semakin berkembang pesat. Karena di instansi sekolah seperti Perguruan Tinggi umum yang notabennya pendidikan agama khsusunya agama Islam hanya dijumpai di beberapa pertemuan saja, tertuang dalam materi di kurikulum selama satu minggu.

Perubahan kurikulum yang terjadi (K13) tidaklah cukup bagi penulis memberikan representasi signifikan dalam pembentukan akhlak khususnya di kampus umum. Karena kampus umum lebih menonjolkan asupan Ilmu Sains dari pada ilmu pendidikan agama islam. Untuk itu sangat penting memperkuat pendidikan agam islam dengan tidak hanya belajar didalam kelas melainkan mahasiswa juga dapat membekali diri dengan apa yang diperoleh seperti mengikuti Organisasi Kemahasiswaan, terutama bagi mahasiswa muslim untuk mengikuti organisasi yang berlabelkan Islam seperti HMI (Himpunan Mahasiswa Islam, IMM (Ikatan Mahasiswa Muhamaddiyah), dan lain sebagainya.

Hal tersebut sangat membantu mahasiswa muslim untuk menunjang bidang keilmuan dalam ranah keislaman. Diketahui bahwa globalisasi telah menampilkan perkembangan ilmu pengetahuan secara pesat, tekhnologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih, dan pengaruh Budaya Global dalam kehidupan umat manusia yang semakin dominan.

Seyogyanya, diperkembangan arus moderenisasi, mahasiswa sangat dituntut bergerak cepat dalam melakukan perubahan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dengan pondasi nilai-nilai ilahiyah yang bersumber dari pendidikan agama islam yang menjadi pondasi Urgen agar identitas mahasiswa muslim revolusionioner, berintelegensia dan berakhlak tidak tergerus dengan globalnya nilai-nilai kebudayaan luar yang masuk ke Indonesia terutama di Perguruan Tinggi Umum.

Mengutip perkataan Hasan Hanafi, bahwa Islam tidak hanya diterjemahkan secara vertikal, melainkan sebagai manifestai revolusioner dalam dimensi horizontal. Hal ini juga berkolerasi dengan pendidikan agama Islam, bahwa diarus moderenisasi, pendidikan juga rentan dengan eksploitasi kaum kapitalis yang menjadikan pendidikan ladang bisnis.

Maka menjadi representasi yang sangat penting dalam Pendidikan Agama Islam untuk menerjemahkan pendidikan agama Islam sebagai alat perjuangan gerakan moral yang membentuk revolusi akhlak maupun melawan kaum kapitalis yang menjadikan pendidikan sebatas ladang binis. Disoreitensi Paradigma pendidikan sekarang (reformasi) sudah mulai berbeda dengan pendidikan dahulu kala (orde lama).

Untuk itu Urgensi Pendidikan Islam di Kampus Umum perlu digalakkan untuk membentengi diri dengan iman, ilmu, dan amal demi terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi oleh Allah SWT, terutama terhadap mahasiswa muslim di Indonesia. (hi/yy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *