Soekarno: Sang Proklamator Kemerdekaan, Sering Dipertentangkan (?)

  • Bagikan
soekarno
Soekarno: Sang Proklamator Kemerdekan RI - Istimewa

Soekarno: Sang Proklamator Kemerdekaan, Sering Dipertentangkan (?). Tanggal 06 Juni 1901, merupakan hari bersejarah bagi seorang tokoh besar Kebanggaan Negara Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Soekarno, lahir dari seorang ibu tercinta bernama, Ida Nyoman Rai, berdarah Bali. Sejak kecil, aura kegigihan Soekarno mulai terlihat, dari ragam perbedaan dari teman sebayanya.

Sejak kecil, Soekarno sudah memiliki pola pikir kritis dan Nasionalis, Kisah Sang Proklamator Kemerdekaan RI, dikutip dari sebuah tulisan, buku penyambung lidah rakyat, karya Cindy Adams.

Baca Juga: 5 Manfaat Penting Belajar Sejarah Hari Pahlawan

Soekarno: Sang Proklamator Kemerdekaan, Sering Dipertentangkan (?)

Sosok Soekarno, saat dirinya belia (kecil), sang ibunda berucap dengan lirih “Kelak kau akan menjadi orang besar yang dibanggakan oleh banyak orang. ‘Untaian doa terucap yang dilantunkan ibunda tercinta, akhirnya terwujud setelah dirinya mulai beranjak remaja. Kegigihan, semangat berkobar dan Jiwa Nasionalisme mulai bersinar, bagaikan cahaya yang menerangi disetiap langkah, berkat untaian doa yang terucap dari ibunda tercinta.

Kesehariannya, Soekarno sengaja dilatih untuk terus menggali wawasan dengan membaca dan menulis. Lulus dari Europesche Lagere School (ELS) di Kota Mojokerto, Soekarno melanjutkan pendidikannya di Hogere Burger School (HBS) Surabaya pada tahun 1916.

Soekarno: Sang Proklamator Kemerdekaan

Masa itu, Soekarno bertemu dengan Tokoh Sarekat Islam, H.O.S Tjokroaminoto, dan pernah tinggal bersama di sebuah rumah kos miliknya.

Baca Juga: Sejarah Singkat Hari Pahlawan, Ultimatum Inggris Diabaikan

Singkat cerita, Soekarno mulai melanjutkan perjuangan menegakkan kebenaran, membangun Agemen Study Club. Langkah ini merupakan awal mula, cikal bakal berdirinya Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikannya.

Setiap pergerakan Soekarno, dianggap radikal oleh para pasukan Belanda saat itu, sehingga penjajah (Belanda) selalu mencoba mematahkan dan menghentikan pergerakan radikal tersebut.

Ketika sudah melalui berbagai macam pengasingan dan kejaran Belanda. Soekarno akhirnya mulai melebarkan sayap dengan menarik rekan-rekannya keberbagai daerah.

Baca Juga: 20 Link Twibbon Hari Pahlawan 2021, Terbaru

Disinilah Soekarno mulai mencanangkan dan merumuskan asas Pancasila untuk dijadikan sebagai Dasar Negara. Dikesempatan berbeda, Soekarno sempat menjadi bagian dari panitia sembilan dan Badan Panitia Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, pada tanggal 7 Agustus dan berganti istilah menjadi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Selain itu Soekarno juga merumuskan Undang-undang Dasar. Satu-satunya sosok yang berhasil memikat perwakilan golongan muda (Soekarni, Wikana, Singgih dan Chairul Saleh) mendesak agar melakukan Proklamasi Kemerdekaan sesegera mungkin.

Akhirnya Soekarno memberanikan diri memproklamirkan Kemerdekaan bersama Bung Hatta, pada tanggal 17 Agustus 1945.

Itulah kisah sepenggal, Soekarno: Sang Proklamator Kemerdekaan Indonesia. Semoga dihari Pahlawan, 10 November 2021, para generasi bangsa tumbuh dan semakin menggelora melanjutkan perjuangan Soekarno, saat ini dan dimasa yang akan datang. Semoga bermanfaat. (af/yy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *