Sejarah Hari Toleransi Internasional, Tepat 16 November Diperingati

  • Bagikan
IMG 20211115 052536
Simbol Hari Toleransi Sedunia-Sumber-Foto-Bobo. id

Unews.idSejarah Hari Toleransi Internasional, Tepat 16 November Diperingati. Peringatan Hari Toleransi Internasional Sedunia diperingati setiap tangggal 16 November.

Tepatnya pada saat ini berada di tahun 2021 merupakan perayaan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat dunia.

Sebab, Hari Toleransi Internasional Sedunia mengajarkan pentingnya persatuan dan kesatuan dengan menjungjung nilai toleransi yang kuat ditengah dunia semakin plural.

Sehingga dengan memperingati Hari Toleransi Internasional menjadi momentum untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Lantas, bagaimana sejarah Hari Toleransi Internasional?

Berikut kami rangkum buat Anda.

Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan, FKMSB Surabaya Gelar Kajian Virtual

Sejarah Hari Toleransi Internasional, Tepat 16 November Diperingati

Dibawah ini dilansir dari berbagai sumber sejarah singkat Hari Toleransi Internasional:

Sejarah Hari Toleransi Internasional, Tepat 16 November Diperingati

Laman resmi PBB un.org, pada tahun 1996, Majelis Umum PBB mengundang Negara-negara Anggota PBB untuk merayakan Hari Toleransi Internasional pada 16 November.

Pertemuan tersebut menindaklanjuti United Nations Year for Tolerance yang dirayakan pada 1995, dan diproklamasikan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1993 atas inisiatif UNESCO. Acara United Nations Year for Tolerance di tahun 1995 sendiri dirancang pada Sidang Umum PBB tahun 1993 atas rekomendasi UNESCO.

Adapun, hal tersebut tertuang di dalam Deklarasi Principles on Tolerance and Follow-up Plan of Action for the Year.

Baca Juga: Sejarah Singkat Hari Diabetes Sedunia

Sebelumnya, pada tahun 1995, untuk menandai United Nations Year for Tolerance dan peringatan 125 tahun kelahiran Mahatma Gandhi, UNESCO menginisiasi hadirnya hadiah (prize) untuk mempromosikan toleransi tanpa kekerasan.

Prize yang dikenal dengan The UNESCO-Madanjeet Singh Prize for the Promotion of Tolerance and Non-Violence ini adalah penghargaan yang diberikan kepada aktivitas yang berpengaruh dalam bidang ilmiah, artistik, budaya atau komunikasi yang ditujukan untuk mempromosikan semangat toleransi tanpa kekerasan.

Hal itu menjadi pengaruh besar besar bagaimana paradigma berfikir anti kekerasan yang diwujudkan dengan toleransi menjadi isu sentral di dunia.

Prize ini bisa diberikan kepada lembaga, organisasi atau orang, yang telah berkontribusi secara berjasa dan efektif untuk toleransi dan tanpa kekerasan.

Karena toleransi tanpa kekerasan dinggap menjadi pondasi yang kokoh untuk membangun persatuan dan kesatuan sebuah bangsa.

Sehingga cikal bakal inilah menjadi representasi terbentuknya Hari Toleransi Internasional.

Tujuan Hari Internasional

Tujuan dari Hari Toleransi Sedunia ini untuk menegaskan bahwa toleransi adalah penghormatan dan penghargaan terhadap keragaman budaya dunia kita yang beragam.

Selain itu, cara ekspresi kita dan cara kita menjadi manusia. Manusia yang humanis menjungjung nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi menjadi kekuatan penting oleh setiap negara.

Adapun, toleransi sendiri adalah mengakui hak asasi manusia universal pada orang lain.

Sehingga, pendidikan toleransi harus ditujukan untuk melawan pengaruh yang menyebabkan ketakutan dan pengucilan orang lain agar generasi muda dapat mengembangkan kapasitas penilaian independen, kritis, dan etis.

Itulah, Sejarah Hari Toleransi Internasional, Tepat 16 November Diperingati. Semoga informasi singkat ini bermanfaat.(hi/yy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *