Sejarah Derby Della Molle, Torino vs Juventus

  • Bagikan
033935700 1633085911 Serie A Torino Vs Juventus 1

Unews.id – Lanjutan Liga Italia, Giornata (sebutan Gameweek Matchday ke-7 bahasa Italia) mempertemukan duo klub tersukses Italia, Turin , Juventus dan Torino, Sabtu (02/10).

Pertandingan dua klub Italia ini jamak dikalangan tifosi bertemakan Derby Della Mole. Kali ini kami mengajak Footballover melihat lebih tajam dalam sisi sejarah dari sebuah pertandingan.

Sejarah Derby Della Molle, Torino vs Juventus

Istilah Derby Della Mole sejatinya dilihat dari sebuah bangunan yang menjadi simbol kota Turin yaitu ‘Mole Antonelliana’. Awalnya, bangunan yang dirancang oleh Arsitek kenamaan pada jamannya Antonelliana akan dijadikan Sinagoga.

Sinagoga ini merupakan tempat ibadah yang diperuntukkan bagi umat Yahudi. Pada perkembangannya umat Yahudi menolak rancangan tersebut karena dianggap terlalu mahal. Akhirnya pemerintah kota Turin mengambil alih proyek pembangunan gedung tersebut sebagai persembahan kepada Viktor Emanuel II.

Kini Mole Antonelliana berfungsi sebagai museum film Nasional Italia dalam Sejarah Kelam menyelimuti Derby Della Mole. Sejarah Derby Turin menimbulkan banyak jatuh korban.

Diturin, Torino mempunyai lebih banyak pendukung, tetapi Juventus memiliki pendukung lebih banyak dari luar kota Turin. Laga ini merupakan salah satu Derby terganas di Serie A.

Pemain yang paling dikenang/dicintai Juventus yakni Enzo Maresca. Sosok Enzo Maresca pernah melakukan hal berani dengan selebrasi gol dengan kedua jari tangan diatas kepala menyerupai tanduk.

Aksi eskstrem ini menjadi kontroversi, karena tanduk dan banteng merupakan simbol Torino Fc. Enzo Maresca sempat diancam dan dibunuh oleh pendukung Torino Fc.

Rumornya Derby ini berakhir saat Maresca mengalami kesulitan untuk keluar dari stadion Delle Alpi, sehingga harus diselamatkan dengan menggunakan mobil pemain Juventus.

Ada lagu yang selalu dinyanyikan Ultras Juve untuk pemain yang mereka anggap punya nyali seperti Maresca.

ENZZZZZZZZOOOOOOO…..MARESCAAAAAA…OLEEEEEEEEEEEE”. Jadi jangan ditanya, betapa pentingnya arti pertandingan kali ini. Ada sumpah yang mengiringi pemain Torino yaitu “ boleh kalah dari klub lain, asal jangan kalah dari Juventus.

Akankah sumpah itu terwujud?

Semangat dan motivasi selalu berlipat ganda bagi segenap punggawa untuk menyambut pertandingan paling bersejarah di Italia ini. Laga ini akan dilaksanakan, malam ini pukul 23.00 di Chanel TV Bein Sport, Sabtu (02/10).

Penulis: nbEditor: yy
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *