Aliansi Mahasiswa Manggarai Barat Yogyakarta Bersatu Gelar Demonstrasi, Tolak Kenaikan Tiket TMK

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 11:52 WIB
LANTANG: Aliansi Mahasiswa Manggarai Barat Yogyakarta Bersatu Gelar Demonstrasi untuk Tolak Kenaikan Tiket TMK (Dokumen Unews - Kontributor Jurnalist Arief Yogya)
LANTANG: Aliansi Mahasiswa Manggarai Barat Yogyakarta Bersatu Gelar Demonstrasi untuk Tolak Kenaikan Tiket TMK (Dokumen Unews - Kontributor Jurnalist Arief Yogya)

 

YOGYAKARTA, Unews.id - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Gerakan Mahasiswa Manggarai Barat Yogyakarta Bersatu melakukan aksi demonstrasi di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Kamis, (04/08/2022). 

Aksi tersebut merupakan penolakan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, NTT tentang kenaikan tarif tiket Taman Nasional Komodo (TNK) sebesar 3.750.000.

Koordinator aksi, Trihadi Susanto mengatakan bahwa kebijakan kenaikan tiket dari 75.000.00 sampai 3.750.000 dengan dalih konservasi merupakan bentuk penghianatan terhadap rakyat.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Adakan Lomba 2022 Festival Pelajar Nusantara, Siswa SMA Merapat!

“Taman Nasional Kemodo itu untuk rakyat atau untuk investor? Kalau TNK itu milik investor, maka itu merupakan bentuk penghianatan terhadap rakyat," lantang dia dalam orasinya.

Lebih lanjut, massa aksi juga menyinggung UU No 22 Tahun 1999 tentang otonomi daerah. 

Menurut massa aksi, UU Otonomi Daerah semestinya memberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah untuk mengurus daerahnya sendiri demi kesejahteraan masyarakat. 

Baca Juga: Agustus 2022 Bulan BIAN, Gubernur Anies Baswedan: Bekali Masa Depan Anak dengan Kekebalan

"Namun yang terjadi adalah masih kuatnya dominasi dan intervensi pemerintah pusat dalam pembuatan kebijakan dan pengelolaan aset daerah," teriak massa aksi.

Kemudian, aksi tersebut melahirkan delapan tuntutan di antaranya;

Baca Juga: Peduli Masyarakat: Pelayanan Kesehatan Fakfak Papua Barat, Galakkan Ragam Kegiatan Pelayanan

1. Meminta Pemerintah Daerah, Provinsi, dan Pemerintah Pusat untuk mencabut kebijakan kenaikan tiket Rp. 3.750.000 di Taman Nasional Kemodo.

2. Meminta pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat untuk transparansi segala kebijakan parawisata baik yang sekarang maupun yang akan datang

Halaman:

Editor: Bambang Eko W

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X