• Minggu, 22 Mei 2022

Gus Yahya: Kader NU Harus Jadi Santri Universal, Jangan Terjebak dengan Euforia Masa Lalu

- Senin, 24 Januari 2022 | 16:10 WIB
Foto: Ketua Umum PBNU, Gus Yahya (tengah) bersama kader NU (@gusstaquf)
Foto: Ketua Umum PBNU, Gus Yahya (tengah) bersama kader NU (@gusstaquf)

Unews.id - Ketua Umum PBNU periode 2021-2026, Yahya Cholil Staquf atau karib disapa Gus Yahya mengajak kader NU agar menjadi santri dengan identitas universal.

Menurut Gus Yahya, seorang dikatakan santri apabila mau memperjuangkan kemuliaan peradaban universal dengan memupuk kekuatannya serta memperjuangkan peradaban mulia bagi seluruh umat manusia.

"Atribut santri adalah hak universal. Identitas santri adalah identitas universal. Yaitu nilai-nilai luhur dalam pergulatan rohani untuk memperjuangkan kemuliaan peradaban universal," kata Gus Yahya seperti dikutip media ini melalui akun resmi instagram @gusstaquf, Senin, (24/01/2022).

Baca Juga: Ketua Umum PBNU, Gus Yahya: NU Tidak Harus Ikut Saudi & Yaman yang Gagal Mengatasi Konflik

Menurutnya, orang NU jangan membiarkan diri larut dalam euforia kebanggaan akan pengakuan atas jasa-jasa di masa lalu. Karena dua alasan.

"Pertama, toh jasa-jasa itu dipersembahkan oleh generasi yang telah lalu, bukan oleh dhiyapurannya bekakas-bekakas pating pecenges masa kini. Kedua, karena NU tidak boleh hanya menjadi identitas tribal yang statis dan "menuntut", tapi harus ditegakkan sebagai visi universal yang aktif dan "mengabdi" ini adalah intinya inti, core of the core, dari khitthah Nahdliyyah," terang Gus Yahya.

Baca Juga: Gelar Pasukan Pamor Keris, Wabup Kabupaten Sumenep Jadi Inspektur Apel

Bahwa orang NU, lanjut Gus Yahya, generasi yang lalu telah banyak berjasa, itu bukan alasan bagi generasi sekarang untuk menuntut imbalannya seperti gus nggak bisa ngaji mengharapkan salam tempel (amplop) dari alumni.

"Kemuliaan para pendahulu tidak boleh begitu saja dijadikan definisi bagi para penuntut warisannya. Engkau adalah apa yang kau perbuat, sebagaimana bapakmu adalah jasanya. Dan engkau bukan bapakmu," ungkap Gus Yahya.

Halaman:

Editor: Bambang Eko W

Sumber: @gusstaquf

Tags

Terkini

Rakernas V Projo Magelang: Politik, Ojo Kesusu!

Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:44 WIB
X