• Jumat, 19 Agustus 2022

Sejarah Hari Raya Galungan, Kisah Perjuangan Dewa Indra di Bali

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 19:17 WIB
Sejarah Hari Raya Galungan Bali (Ig: wanderskyy)
Sejarah Hari Raya Galungan Bali (Ig: wanderskyy)

UNEWS.ID- Hari Raya Galungan merupakan perayaan hari besar yang dilakukan oleh masyarakat umat Hindu di Bali.

Hari Raya Galungan menjadi hari yang suci dan asal-usul perjuangan leluhur masyarakat Bali hingga dijadikan peringatan sakral bagi umat Hindu.

Hari Raya Galungan identik dengan penjor atau bambu yang dihias dipasang di tepi jalan dan menghiasi jalan raya.

Baca Juga: Mengenal Filosofi Kain Poleng, Kain Tradisional Bali yang Sarat dengan Hal Mistik

Penggunaan penjor untuk perayaan Hari Raya Galungan memiliki arti dan makna tersendiri bagi Masyarakat Bali yabg merayakan hari raya tersebut.

Saat ini Hari Raya Galungan merupakan salah satu tujuan pariwisata karena sangat menarik dan erat dengan kegiatan keagamaan masyarakat setempat.

Melansir dari video kanal YouTube Info Dewata Hari Raya Galungan berasal dari kepercayaan Hindu di Bali, menurut Lontar Purana Bali Dwipa hari raya Galungan pertama kali dirayakan pada hari purnama kapat Buda Kiwon Dungulan ditahun 882 M atau tahun Saka 804.

Kata Galungan berasal dari bahasa Jawa gunung yang artinya menang atau bertarung Galungan juga sama artinya dengan dungulan yang juga berarti menang.

Karena itu di Jawa wuku yang kesebelas disebut wuku Galungan sedangkan di bali wuku yang kesebelas itu disebut wuku dungulan.

Halaman:

Editor: Bambang Eko W

Sumber: YouTube Info Dewata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resep Menu Telur Dadar Kuah Bening, Mantap dan Nikmat

Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Wow! Cicip Permen Dirumah, Digaji 1 M

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:44 WIB

Resep Asam Padeh Ikan Tongkol Simple dan Nikmat

Rabu, 3 Agustus 2022 | 19:32 WIB
X