• Sabtu, 25 Juni 2022

Tradisi Seserahan Baku Puli Unsur , Makna Simbolis Pernikahan Adat Suku Kajang Sulawesi Selatan

- Jumat, 20 Mei 2022 | 14:23 WIB
Tradisi seserahan Baku Puli  Masyarakat Sulawesi Selatan (Ig:@citrahendrawijaya)
Tradisi seserahan Baku Puli Masyarakat Sulawesi Selatan (Ig:@citrahendrawijaya)

UNEWS.ID – Baku puli adalah paket makanan yang ditutupi daun-daun pisang, dalam anyaman bambu sebagai salah satu bagian pernikahan adat Suku Kajang.

Baku puli digunakan oleh masyarakat suku kajang atau suku konjo, suku yang mendiami bagian paling timur Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Disamping itu baku puli memiliki nilai sakral yang digunakan oleh masyarakat suku kajang dalam prosesi adat pernikahan.

Baca Juga: Kain Tenun Koffo, Harta Tersembunyi Indonesia dari Sulawesi Utara

Isian dari baku puli terdiri dari berbagai makanan dan kue-kue tradisional yang masing-masing memiliki filosofi tersendiri.

Contohnya Baku’puli yang isinya berupa songkolo, kue merah bundar, dan kue merah bunga-bunga memiliki makna yang berbeda-beda, yakni mempersatukan perasaan dan mempereret rasa kasih sayang dalam berumah tangga.

Dilihat dari penggunaan baku puli sebagai suatu simbol, baku puli merupakan pemberian dari pengantin laki-laki untuk pengantin perempuan yang diberikan saat prosesi adat pernikahan suku Kajang.

Baca Juga: Fun Bahasa Buka Lomba Menulis Puisi Nasional 2022, Hadiah 3 Juta Menantimu!

Melansir dari wartabulukumba.com dalam artikel yang berjudul "Menyingkap 'baku puli' di Bulukumba Sulawesi Selatan, tradisi seserahan penuh filosofi di acara pernikahan",

Halaman:

Editor: Bambang Eko W

Sumber: Wartabulukumba.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resep Bulgogi, Menu Cocok Untuk Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 08:58 WIB

12 Tips Agar Kulit Wajah Glowing Permanen

Jumat, 24 Juni 2022 | 16:53 WIB

Resep Spesial Seblak Mie, Enak dan Nagih

Jumat, 24 Juni 2022 | 13:04 WIB
X