Klasifikasi dan Perilaku Empat Spesies Gurita Cincin Biru

  • Bagikan
most poisonous blue ringed octopus
Gurita Cincin Biru (Istimewa)

Unews.idGurita Cincin Biru merupakan dari genus Hapalochlaena, ada empat spesies dari gurita ini, mereka dapat ditemukan di kolam kecil di pantai dan terumbu karang di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, dari Jepang hingga Australia.

Nama cincin biru diberikan karena terdapat totol-totol mirip cincin berwarna biru pada sekujur tubuhnya. Moluska ini memakan kepiting, kelomang, udang, dan krustasea lainnya. Gurita cincin biru merupakan salah satu hewan laut paling beracun di dunia.

Klasifikasi dan Perilaku Empat Spesies Gurita Cincin Biru

Baca Juga: Klasifikasi Kanguru Pohon Mantel Emas

Meski berukuran kecil (12 sampai 20 cm (5 sampai 8 inci) dan sifatnya relatif jinak, mereka berbahaya bagi manusia jika merasa terancam. Racunnya mengandung Tetrodotoksin.

Klasifikasi dan Perilaku Empat Spesies Gurita Cincin Biru

A. Klasifikasi

Ada sekitar empat spesies gurita cincin biru, diantaranya sebagai berikut:

1. Gurita Cincin Biru Besar (Hapalochlaena lunulata)

2. Gurita Cincin Biru Selatan (Hapalochlaena maculosa)

3. Gurita Bergaris Biru (Hapalochlaena fasciata)

4. Hapalochlaena nierstrasz diperkenalkan pada tahun 1938 dari satu spesimen dari Teluk Benggala. Spesimen kedua tertangkap dan dijelaskan pada tahun 2013.

Baca Juga: Gurita Cincin Biru Membunuh 26 Orang Permenit ! Berikut Cara Mengobatinya

B. Perilaku

Gurita cincin biru sedang menyamar di bebatuan karang di australia. Gurita cincin biru menghabiskan banyak waktu mereka bersembunyi di celah-celah saat menampilkan pola kamuflase yang efektif dengan sel-sel kulit kromatofor mereka.

Seperti semua gurita, mereka bisa berubah bentuk dengan mudah, yang membantu nya masuk celah-celah karang yang sempit agar terlindung dari pemangsa. Jika terancam mereka dengan cepat berubah warna, menjadi kuning cerah dengan masing-masing cincin 50-60 berkedip biru warna-warni cerah dalam sepertiga detik sebagai tampilan peringatan aposematik.

Pada gurita biru besar (Hapalochlaena lunulata), cincin tersebut berisi reflektor cahaya multi lapisan yang disebut iridophores. Ini diatur untuk mencerminkan cahaya biru-hijau dalam arah pandang yang lebar sama seperti gurita lainnya ia berenag menggunakan sifon nya yang seperti mesin jet. (rz/yy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *