Ketan, Kaya Vitamin, Banyak Efek Samping

  • Bagikan
images 20

Unews.id. Ketan, Kaya Vitamin, Banyak Efek Samping. Ketan merupakan makanan serupa beras, memiliki banyak protein dan kandungan karbohidrat tinggi.

Ketan biasa digunakan untuk kudapan di acara keluarga, pernikahan dan acara lain dengan aneka olahan beragam.

Teksturnya yang kenyal menjadikan ketan sebagai makanan khas dan cocok untuk kita santap sebagai menu kudapan di manapun dan kapanpun.

Ketan, Kaya Vitamin, Banyak Efek Samping

Makanan satu ini tentunya memiliki banyak kandungan gizi dan vitamin yang mampu membantu daya tahan tubuh dan bisa mengurangi rasa lapar.

Ciri-ciri ketan berbentuk seperti beras. Jika beras banyak terlihat putih bening, namun tidak dengan ketan. Ketan sendiri memiliki tekstur yang lebih keras ketika belum dimasak. Warnanya putih pekat, dan sangat mudah dibedakan dengan bentukan dari beras.

Beberapa vitamin dan kandungan dalam ketan berikut ini:

1. Kuatkan Tulang

Meski tak sebanyak beras merah atau gandum, ketan juga kaya nutrisi. Satu porsi beras ketan mengandung 2 miligram kalsium, 4 miligram magnesium, 0,2 miligram besi, 7 miligram fosfor dan 9 miligram kalium. Nutrisi ini baik untuk kesehatan dan pertumbuhan tulang.

Ketan, Kaya Vitamin, Banyak Efek Samping

Mengkonsumsi ketan bisa membantu membangun tulang. Kekurangan kalsium dikaitkan dengan kerapuhan gigi, katarak, perubahan di otak, dan osteoporosis yang menyebabkan tulang menjadi rapuh.

 2. Menghaluskan Kulit

Beras ketan juga mengandung antioksidan, bermanfaat untuk kesehatan kulit. Antioksidan dalam beras ketan mampu mempercepat produksi kolagen yang berperan dalam kelenturan kulit. Beras ketan juga mengandung vitamin C, B6, B2 B1 dan E, semuanya mendukung kesehatan kulit.

Baca Juga: Tips Hilangkan Plak Membandel Pada 2

Selain dikonsumsi, beras ketan bisa dijadikan bahan perawatan kulit seperti masker atau lulur. Beras ketan bahkan sudah lama dijadikan bahan perawatan kulit transional oleh masyarakat Asia.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Antioksidan pada ketan mampu melindungi tubuh dari bahaya penyakit. Vitamin, tembaga, seng, dan B pada beras ketan dikenal dapat meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh. Efek ini dapat mengurangi peradangan pada tubuh. Ketan juga membantu metabolisme tubuh berjalan dengan baik dan sehat.

Sistem kekebalan tubuh yang kuat juga membantu tubuh menangkal berbagai penyakit kronis. Selenium dan berbagai vitamin dan mineral lainnya dalam ketan mengandung sifat antioksidan dalam tubuh, yang dapat menurunkan risiko penyakit kronis dan mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.

 4. Menjaga Kesehatan Jantung

Beras ketan mengandung jumlah lemak yang rendah. Satu setengah cangkir beras ketan menyediakan kurang dari 2 gram protein dan kurang dari seperempat gram lemak. Lemak berlebih dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, stroke, dan kolesterol.

Baca Juga: Mitos dan Fakta Lintah Dalam Kangkung

Tanpa lemak atau kolesterol, jenis beras ini adalah pilihan bagus bagi mereka yang memiliki kondisi jantung, tekanan darah tinggi, atau mereka yang berjuang melawan obesitas.

Efek Samping Ketan

Selain memiliki banyak manfaat dan khasiat, ternyata, ketan juga memiliki beberapa efek samping yang harus dihindari. Berikut efek samping dari tanaman kenyal ini:

Beras ketan sangat tinggi indeks glikemik. Indeks glikemik (GI) adalah skala dari 0 hingga 100 yang mengukur seberapa cepat dan dramatis suatu makanan meningkatkan gula darah. Semakin tinggi angkanya, semakin besar dampaknya.

Beras ketan memiliki indeks glikemik 86. Ini menjadikannya makanan glisemik tinggi, yang merupakan makanan dengan peringkat indeks di atas 70. Makanan glisemik tinggi mencerna lebih cepat dan menyebabkan darah fluktuasi gula yang dapat mendorong perubahan tingkat energi, dan suasana hati.

Dibandingkan dengan beras jenis padi dan gandum, ketan mengandung lebih sedikit serat makanan. Ini karena proses penggilingan memotong lapisan dedak luar, yang mengandung banyak serat. Serat dalam makanan merupakan salah satu faktor yang menurunkan skor indeks glikemik.

Serat membantu pencernaan yang sehat, menurunkan kolesterol dan membantu menjaga berat badan. Pedoman diet merekomendasikan agar wanita mendapat 25 gram per hari dan pria mendapatkan 38 gram.(Af/Yy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *