Hadiri Rapat Monitoring Evaluasi Publikasi DBHCHT, Ini Pesan Bupati Pamekasan

  • Bagikan
IMG 20211122 140913
Bupati Pamekasan Madura, Baddrut Tamam - Rival Ardinsah (Unews.id)

Unews.id – Bertempat di Aula Hotel Gajayana, Malang, Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar rapat Evaluasi Publikasi tentang Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) Tahun anggaran 2021.

Kegiatan tersebut, dihadiri beberapa instansi terkait, diantaranya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Humas Bea Cukai Madura, Dinas Industri dan Perdagangan (Disperindag), Badan Keuangan Daerah (BKD) dan dinas terkait mengikuti rapat evaluasi tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan kepada masyarakat dan para insan pers yang turut hadir dalam acara tersebut untuk memaksimalkan peredaran rokok ilegal di Bumi Gerbang Salam khususnya di Madura pada umumnya.

“Perlu adanya kerjasama yang baik antara pemerintah, petani tembakau, pabrik, dinas kesehatan serta instansi yang berwenang dan saling berkolaborasi dengan baik,” kata Mas Tamam sapaan akrabnya.

Baca Juga: Simbolis, Kapolres Pamekasan Serahkan Kendaraan Dinas R2 Pada Personil

“Hal itu perlu dilakukan, dengan tujuan untuk mendisiplinkan para pelaku usaha yang nakal dan tidak mentaati peraturan pemerintah tentang pentingnya peredaran rokok ilegal,” sambungnya.

Pemerintah kabupaten juga akan menekan angka peredaran rokok ilegal di Pamekasan agar mengerti tentang manfaat cukai secara umum dan taat dalam ketentuan berlaku. Mari ciptakan dengan semangat, sehingga peredaran rokok ilegal bisa diminimalisir

Humas Bea Cukai Madura, Zainul Arifin, menuturkan, pada bulan Januari sampai Desember 2018, Bea dan Cukai Madura telah menindak pelanggaran ketentuan dibidang cukai berupa Barang Kena Cukai (BKC) khususnya Hasil Tembakau yaitu rokok, sebanyak 5.465.363 batang rokok berbagai merk dan jenis.

“Jutaan rokok ilegal tersebut dicegah petugas yang ada di Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Kabupaten Bangkalan, karena tidak dilekati pita cukai rokok,” tutup Zainul sapaan akrabnya. (val/yy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *