Doa dan Sunnah Nabi Dilakukan Saat Alami Mimpi Buruk

  • Bagikan
IMG 20211120 152552
Doa dan Sunnah Nabi Dilakukan Saat Alami Mimpi Buruk (Istimewa)

Unews.id – Doa dan Sunnah Nabi Dilakukan Saat Alami Mimpi Buruk. Mimpi merupakan peristiwa alam sadar bawah manusia.

Setiap orang pasti pernah mengalami mimpi meskipun hanya sekali selama hidupnya.

Mimpi yang dialami bisa menyenangkan dan  tidak  menyenangkan kejadiannya.

Ketika bermimpi tentang kejadian yang menyenangkan dan membuat bahagia, rasanya tidur semakin nyaman bahkan terasa sulit untuk beranjak dari tempat tidur.

Namun, jika mimpi yang dialami justru sebaliknya, yaitu mimpi yang menakutkan dan sangat buruk, hal ini akan membuat perasaan resah dan sulit untuk tidur nyenyak.

Doa Khusus Saat Alami Mimpi Buruk

Dilansir dari sinergi jatim, berikut doa ketika mimpi buruk serta sunnah Rasullah SAW ketika mengalaminya.

Doa dan Sunnah Nabi Dilakukan Saat Alami Mimpi Buruk

Ibnu Sunni meriwayatkan, ada dua doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika mengalami mimpi buruk. Doa pertama sebagai berikut:

هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

Arab-latin: “Huwallahu, allahu rabbi, la syarika lahu. A‘udzu bikalimatillahit tammati min ghadhabihi wa min syarri ibadihi wamin hamazatis syayatini wa an yahdhuruni.”

Artinya: “Dialah Allah, Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.”

Baca Juga: 10 Tafsir Mimpi Sekolah Menurut Islam

Doa Kedua:

أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَان وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ

Arab-latin: “Allahumma inni a’zubika min ‘amalis syaithoni wa sayyi-atil ahlam.”

Artinya: “Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari perbuatan setan dan buruknya mimpi.”

Sunnah Rasulullah SAW saat Anda mengalami mimpi buruk:

Baca Juga: 6 Tafsir Mimpi Jadi Guru Menurut Primbon Jawa

1-Meludah ke kiri sebanyak 3 kali

Apabila Anda terbangun dari mimpi buruk, hendaklah ke kamar mandi untuk meludah ke arah kiri sebanyak tiga kali sebagaimana yang disunnahkan Rasulullah SAW.

“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali…” (HR. Muslim).

2-Membaca Ta’awudz

Anda dianjurkan untuk membaca ta’awudz sebanyak tiga kali untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT,  seperti sabda Rasulullah SAW dalam hadis lainnya.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Aarab-latin: “a’udzu billahi minasy syaithanir rajim”

Artinya: “aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk”.

 “Mimpi buruk berasal dari setan, maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah karenanya.” (HR. Al Bukhari)

Baca Juga: Mimpi Guru, Sebuah Makna Perubahan Lebih Baik Bagi Anda

3-Menjalankan Salat

Salat merupakan sunnah yang dianjurkan selanjutnya. Setelah terbangun dari mimpi buruk hendaklah Anda melakukan salat agar perasaan jauh lebih tenang.

Apabila dengan ta’awudz Anda meminta perlindungan kepada Allah melalui ucapan, dengan salat Anda dapat meminta pertolongan kepada Allah dengan ucapan sekaligus melalui tindakan. Saat salat, perbanyaklah istigfar.

Sebelum menjalankan salat, pastinya Anda berwudu terlebih dahulu. Berwudu itu sendiri juga akan menjaga seseorang dari gangguan setan.

“Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian shalatlah…” (HR. Muslim).

4-Mengubah Posisi Tidur

Jika setelah melakukan salat mata masih mengantuk dan ingin kembali tidur. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk mengubah posisi tidur setelah mengalami mimpi buruk.

“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali, dan mengubah tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim).

5-Tidak Menceritakan Mimpi ke Orang Lain

Saat Anda mengalami mimpi entah itu baik ataupun buruk, rasanya ingin berbagi cerita dengan orang lain.

Mimpi yang dialami terlebih itu adalah mimpi buruk sebaiknya jangan diceritakan kepada siapapun bahkan keluarga.

“Siapa yang bermimpi yang tidak disukainya, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatannya dan dari kejahatan setan, dan hendaklah meludah tiga kali dan jangan menceritakannya kepada seorang pun, niscaya mimpi itu tidak membahayakannya.” (HR. Al Bukhari)

Baca Juga: Mimpi Tentang Air, Petanda Keberuntungan?

6-Tidak Menafsirkan Mimpi ke Arah Negatif

Berdasarkan hadist, Rasulullah SAW mengungkapkan bahwa mimpi-mimpi buruk yang dialami tidak akan terjadi kecuali apabila ditafsirkan sendiri, apalagi jika ditafsirkan secara negatif.

Jika Anda ingin menafsirkan mimpi yang dialami, ada baiknya untuk menafsirkan dengan hal-hal yang baik dan positif.

“Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak di ta’birkan/ditafsirkan, jika dita’birkan bisa jadi mimpi itu akan terjadi.” (HR. Ibnu Majah; shahih).

Itulah, Doa dan Sunnah Nabi Dilakukan Saat Alami Mimpi Buruk. Semoga penjelasan ini bermanfaat.(hi/yy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *