Bahaya Minum Teh Setelah Makan, Ini Dampaknya

  • Bagikan
IMG 20211115 104401
Bahaya Minum Teh Setelah Makan, Ini Dampaknya-Sumber-Foto-Hellosehat

Unews.idBahaya Minum Teh Setelah Makan, Ini Dampaknya. Untuk menambah nafsu makan ketika memulai aktifitas, masyarakat Indonesia kerap kali menjadikan minuman teh sebagai teman makan sehari-hari.

Beragam variasi dan aneka rasa di zaman saat ini praktis didapatkan.

Mulai teh kotak, teh botol, teh celup, dan lain-lain.

Saat sarapan, teh biasa disajikan dalam kondisi hangat di sebuah cangkir.

Sementara saat makan siang, menu es teh bisa jadi menjadi pilihan favorit banyak orang.

Sedangkan pada makan malam, tidak sedikit masyarakat yang lebih memilih minum teh ketimbang air putih atau susu hangat.

Kebiasaan ini sudah familiar bagi masyarakat kita.

Namun kebiasaan tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Terutama minum teh setelah makan.

Bahaya Minum Teh Setelah Makan, Ini Dampaknya

Menurut Pakar Kesehatan Itske M. Zijp dkk, peneliti dari Unilever Research Vlaardingen, Vlaardingen, The Netherlands, minum teh setelah makan dapat berbahaya bagi kesehatan seperti zat gizi dapat diserap sehingga dampaknya ialah mudah lelah, sakit, pucat, dan lain-lain.

Baca Juga: Penyebab Malas Mandi, Laki-laki dan Perempuan Wajib Baca

Bahaya Minum Teh Setelah Makan, Ini Dampaknya

Berikut dampak bahaya keseringan setelah makan lalu minum teh dilansir dari berbagai sumber:

1- Zat Gizi Diserap

Jika minum teh ketika sedang makan atau sesudah makan, asam tannin dan polifenol dalam teh akan langsung mengikat berbagai nutrisi pada makanan sebelum tubuh sempat menyerap nutrisi.

Akibatnya, gizi dari makanan pun menjadi sia-sia karena tidak bisa diserap oleh tubuh.

Baca Juga: Khasiat Kopi, Otak Menjadi Encer

Salah satu yang harus menghindari minum teh saat dan setelah makan adalah penderita anemia, karena tubuh tidak akan mendapatkan zat besi dari makanan.

Zat besi sendiri merupakan salah satu jenis mineral penting yang memiliki peran mengangkut oksigen dalam darah.

Jika tubuh kekurangan zat besi maka dapat menyebabkan kelelahan dan penurunan kekebalan tubuh.

Wanita lebih banyak membutuhkan zat besi dibandingkan pria.

Jika pria membutuhkan sekitar 8 miligram zat besi per hari, maka wanita membutuhkan sekitar 18 miligram per hari.

Wanita butuh lebih banyak zat besi lantaran kaum hawa berisiko kehilangan zat besi saat menstruasi.

Alasan berikutnya Anda tidak dianjurkan minum teh saat makan adalah dapat berisiko mengurangi ketersediaan katekin dalam tubuh.

Katekin adalah senyawa yang dihasilkan oleh tumbuhan, termasuk teh, yang berperan penting dalam berbagai fungsi fisiologis tubuh.

Itulah, Bahaya Minum Teh Setelah Makan, Ini Dampaknya. Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat.(hi/yy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *