6 Tips Memilih Lingkungan Anak, Orang Tua Wajib Tau

  • Bagikan
6 Tips Memilih Lingkungan Anak Positif, Orang Tua Wajib Tau
6 Tips Memilih Lingkungan Anak Positif, Orang Tua Wajib Tau. foto:rumah.com

Unews.id6 Tips Memilih Lingkungan Anak, Orang Tua Wajib Tau. Anak diusia dini, perlu berada dilingkungan positif. Hidup dilingkungan sehat dapat memberikan dampak baik bagi pertumbuhan  buah hati kita.

Lingkungan utama yang paling mempengaruhi pertumbuhan anak adalah keluarga. Selain itu lingkungan bermain anak juga tidak kalah penting untuk menentukan masa depan dan pertumbuhan anak.

Sebagai orang tua harus lebih selektif dalam memilih lingkungan positif agar anak tumbuh dengan berkepribadian baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotoriknya

Baca Juga: Twibbon Hari Guru Sedunia, 5 Oktober 2021

6 Tips Memilih Lingkungan Anak Positif, Orang Tua Wajib Tau

Berikut 6 Tips Memilih Lingkungan Positif bagi anak kita:

Tips Memilih Lingkungan Anak

1. Educational Family Environment (Lingkungan Keluarga yang Edukatif)

Perlu diketahui bahwa lingkungan keluarga adalah faktor utama dalam menentukan pertumbuhan anak. Sebab lingkungan keluarga merupakan proses adaptasi utama dari masa anak-anak dalam mengenal kehidupan. Ketika lingkungan keluarga dapat menciptakan iklim yang edukatif, maka anak-anak akan tumbuh dengan dewasa.

Bagaimana lingkungan yang edukatif? Lingkungan edukatif yakni lingkungan yang dapat membangun iklim positif dengan transformatif ilmu dan wawasan perkembangan anak, sehingga anak dapat menjauhi nilai-nilai negative. Orang tua bisa menyediakan tempat khusus untuk belajar bagi anak-anak.

2. Choose A Good Playmate Environment (Memilih Lingkungan Teman Bermain yang Baik)

Teman bermain merupakan faktor kedua yang dapat menentukan pertumbuhan anak. Lingkungan teman yang baik dapat menciptakan karakter anak. Sebaliknya lingkungan yang tidak baik dapat mengakibatkan anak-anak tumbuh tidak berkarakter.

3. Accessibility and availability (Mudah Diakses dan Tersedia).

Kebanyakan anak menyukai area terbuka yang dapat digunakan untuk berbagai aktifitas individu maupun kelompok. Lingkungan terbuka tersebut mudah mengekspresikan terhadap bakat dan minat anak sehingga peran orang tua dapat memberikan kontrol untuk mengarahkan terhadap kegiatan yang menunjang terhadap aktivitas anak

4. Reality and nature (Nyata dan Alami). Model nyata seperti benda 3D (tiga dimensi) dianggap lebih representatif daripada 2D (dua dimensi). Misalnya, penggunaan kerangka tubuh manusia berbentuk 3D atau peta 3D akan lebih mudah dicerna dan ditangkap oleh anak ketimbang 2D.

5. Personal Responsibility (Penuh Tanggung Jawab Personal)

Pemberian kebebasan perlu didukung dengan pelatihan sikap yang bertanggung jawab terhadap anak. Dengan begitu anak-anak akan mengetahui konsekuensi yang diperbuat dari apa yang dilakukan.

Sikap ini bisa dibentuk seperti melatih anak-anak untuk mengembalikan mainan atau sarana belajar ke tempatnya semula.

6. Beauty and Harmony (Indah dan Selaras).

Aspek keindahan bisa diperoleh seperti pemberian dekorasi ruangan yang sederhana, artinya tidak berlebihan dan bisa mengalihkan perhatian anak.

Kesan selaras juga bisa didapat dari ketepatan pengorganisasian ruang belajar, seperti tempat Rak Buku dan alat-alat belajar dengan lukisan yang indah dan terdapat manejemen alarm sebagai pengingat anak untuk belajar.

Itulah 6 Tips Orang Tua Dalam Memilihkan Anak Terhadap Lingkungan Yang Positif. Ingat lingkungan positif sangat penting dan berperan dalam menentukan pertumbuhan dewasa bagi anak-anak kita. Selamat mencoba.(hi/yy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *